Demikianlah sejumlah jenis minuman beralkohol berikut sedikit info mengenai persentase kadar alkohol pada masing-masing jenis. Mengonsumsi minuman beralkohol asalkan tak terlalu banyak bukanlah masalah, ketahui cara membatasi konsumsinya agar tidak mendatangkan penyakit bagi tubuh Anda.
Tentunya minuman beralkohol satu ini juga sudah sangat terkenal di mana-mana karena kadar alkohol di dalamnya yang juga termasuk tinggi. Vodka sendiri berbentuk bening namun tidaklah berwarna dan didistilasi dari gandum yang sudah melewati proses fermentasi. Kandungan paling besar di dalamnya adalah alkohol dan air kecuali untuk beberapa perasa Kandungan alkohol di dalam vodka ini biasanya 40 persen meski memang kandungan yang dianggap sempurna justru adalah 38 persen menurut Museum Vodka yang ada di Rusia. Hanya saja, pada zaman itu, pajak yang dikenakan ternyata tergantung dari kadar alkoholnya, sehingga kenaikan persentase pun menjadi solusi dan akhirnya menjadi 40 persen supaya penghitungan pajak lebih mudah.

Saat bicara soal jenis minuman beralkohol, tentunya soju tak boleh ketinggalan, yakni sebuah minuman distilasi yang berasal dari Korea. Beras adalah bahan utama dari pembuatan soju di mana sebagian besar merknya rupanya dihasilkan di Korea Selatan. Meski beras diketahui menjadi bahan baku dasar, namun produsen soju kebanyakan juga sudah memanfaatkan bahan-bahan tambahan atau bahkan bahan yang bisa menggantikan beras Tapioka, ubi jalar, jelai, gandum serta kentang adalah contoh dari bahan-bahan tambahan atau penggantu tersebut. Minuman yang tak berwarna ini memiliki kadar alkohol yang tidaklah sama antara satu dan lainnya. Namun rata-rata, soju yang diproduksi memiliki kandungan alkohol antara 20-45 persen, dan yang paling umum adalah yang 20 persen ABV.

Intisari merupakan salah satu minuman lokal yang sering dikonsumsi oleh warga Indonesia. Minuman keras jenis ini termasuk golongan legal karena memang diproduksi oleh pabrik khusus minuman keras dan sudah terdaftar secara resmi, sehingga direktori oleh produk makanan dan minuman di pemerintah Kandungan Alkohol : 14.7% Isi : 620 mL
Baileys atau Baileys Irish Cream adalah minuman beralkohol yang dibuat dari wiski Irlandia, krim, gula dan kakao. Komposisi di dalamnya adalah sebesar 50% krim segar dalam, dengan kandungan alkohol hanya 17% Oleh karena itu, Baileys cenderung creammy dan sangat direkomendasikan bagi yang ingin meminum alkohol, tetapi tidak ingin merasa pahit. Minuman ini juga cocok untuk mereka yang doyan kopi tapi mencari sensasi berbeda.
Radler atau shandy adalah beer cocktail dengan campuran 50/50 antara bir, lemon, jus jeruk, apel atau anggur yang disajikan dingin, dan memiliki kesegaran tersendiri. Kalau kamu penyuka bir ringan, manis dengan rasa buah-buahan yang agak asam, Radler lemon pas buat kamu. Radler ini dibuat dari perpaduan bir bintang, jus lemon dan alkohol sebesar 2%. Radler cocok untuk kalian yang tidak suka rasa pahit, yang terkandung dalam jenis bir seperti pillsener ataupun stout beer.

Jika ingin minuman alkohol dengan rasa terbaik, maka Jagermaister harus masuk dalam list anda. Terbuat dari 56 herbal yang sangat baik untuk kesehatan, menjadikan rasa dari alkohol ini unik.
Memiliki kombinasi rasa manis dan adas, Sambuca awalnya digunakan sebagai obat sakit kepala dan gangguan pencernaan. Tetapi, karena rasa minuman ini sangat menyenangkan, mereka pun mulai dikonsumsi. Sambuca dapat diminum secara murni tanpa campuran, maupun diminum dengan cara di-flame alias dibakar.

Meskipun memiliki kadar alkohol yang cukup kuat mencapai 40%, scnapps dengan rasa buah dapat merangsang mereka yang bukan peminum. Schnapps adalah satu dari sekian banyak minuman alkohol yang memiliki rasa manis. Dalam mengonsumsinya, sangat disarankan dengan sparkling water dan ice. Schnapps pun hadir dengan berbagai varians rasa, seperti peach, orange, apple dan cherry.